Jomblo akan berakhir manis

Jomblo…. istilah yang begitu familiar di telinga sebagian kita, mungkin! istilah yang melekat pada diri orang tidak mempunyai pasangan (baca:pacar). meski… sebenarnya sebutan pacar juga tak dikenal dalam syariat ini (islam). Anehnya, sebagian remaja dan pemuda malah merasa gerah dan sesak dengan status jomblo.

Apakah benar ada pacaran dalam islam? jawabannya: jelas tidak!

terus ada sederet pertanyaan terlontar, Bukankah pacaran itu menyenangkan? Bukankah ia bisa menjadi penyemangat dalam beraktifitas? Bukankah pacaran bisa menjadi gerbang seseorang untuk memperdewasa diri? Bukankah…. Dan sederet syuhbat serta kerancuan yang disuguhkan serta untuk melegitiminasi yang namanya pacaran.

Kalau mau jujur, tentulah kita akan mengatakan bahwa pacaran merupakan sarana perzinaan. bukan muhrim, bukan saudara, tapi jalan bareng, berpegangan, berduaan di tempat sunyi, de el el.. kalau bukan gerban menuju zina…. Apalagi?! padahal dalam ayatNya Allah SWT telah melarang kita untuk mendekati zina.: “Dan janganlah kalian mendekati perzinaan” (Al-Isra’:32) Dalam hadis pun Rasulullah SAW melarang dua orang lain jenis untuk berduaan karena bakal ditemani pihak ketiga, yakni setan. Apapun alasan dan dalilnya, pacaran tidak ada dalam kamus Islam. bukan pula tren remaja muslim, meski ia seakan penuh dengan manfaat dan faedah!

Saatnya Berakhir Manis islam datang dengan penuh kesempurnaan. pun dengan masalah yang terkait dengan yang namanya cinta lawan jenis. Ketika perzinaan dilarang, islam memberi solusi agar tak terjebak di dalamnya. Sebagaimana kita tahu,memang fitrah Allah SWT telah menumbuhkan rasa cinta pada diri manusia terhadap lawan jenis. Allah juga telah menyediakan tempat penyaluran jenis cinta yang satu ini jauh lebih indah dari sekadar pacaran, yakni pernikahan. itulah salah satu bukti keindahan dan kesempurnaan Islam. terus sebuah pertanyaan muncul, bagaimana dengan yang belum mampu untuk menikah? semuanya telah dibahas dalam islam. disinilah ladang pahalanya pemuda (i), salah satunya adalah berpuasa untuk menahan nafsu.

(bersambung insya Allah)

Apa komentar kamu? :D